Selasa, 27 Oktober 2026

Hari Santri Nasional 2026

 


Pandaan, 22 Oktober 2026

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 memiliki panduan resmi, rangkaian kegiatan, serta latar belakang sejarah yang mendalam baik dari versi Pemerintah (Kementerian Agama) maupun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).


1. Sejarah Singkat

Hari Santri berakar pada Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari pada tanggal 22 Oktober 1945. Seruan ini mewajibkan seluruh umat Muslim dan kaum santri untuk ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari kembalinya pasukan kolonial sekutu. Peristiwa bersejarah inilah yang menjadi dasar hukum penetapan Hari Santri oleh Pemerintah melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015.


2. Pedoman dan Aturan Upacara Resmi (Kemenag & PBNU)

Pemerintah melalui Kementerian Agama mengeluarkan Surat Edaran Menag No. 6 Tahun 2026 dan SE Sekjen Kemenag No. 22 Tahun 2026:

• Tema Kemenag: "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas".

• Waktu Upacara: Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 07.00 waktu setempat.

• Pusat Kegiatan: Dipusatkan di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama.

• Pakaian Resmi (Dress Code): Bagi peserta pria diwajibkan menggunakan sarung, atasan putih, jas hitam, dan peci hitam. Peserta wanita menyesuaikan busana muslimah.

Sementara itu, PBNU mengeluarkan pedoman khusus melalui SE No. 3/PB.01/A.II.10.47/99/10/2026:

• Tema PBNU: "Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri".

• Agenda Khusus: Pembacaan "Resolusi Jihad NU" saat apel serentak serta pelaksanaan Mujahadah Kemanusiaan untuk Palestina.


3. Rangkaian Kegiatan Pendukung

Berdasarkan Surat Edaran resmi, peringatan tahun ini diarahkan agar tidak hanya bersifat seremonial melainkan mengedepankan prinsip kesederhanaan dan khidmat melalui berbagai program berikut:

• Ziarah Kubur: Diawali dengan ziarah ke makam ulama, aulia, atau tokoh penggerak (muharrik) NU di wilayah masing-masing.

• Pramuka Santri: Kegiatan kepanduan untuk menguatkan karakter dan kemandirian.

• Ekoteologi: Program pesantren berbasis kepedulianlingkungan hidup.

• Expo Kemandirian Pesantren: Pameran produk, kreativitas ekonomi, dan inovasi iptek hasil karya santri.

• Aksi Sosial: Layanan kesehatan, keagamaan, halaqah keilmuan, serta bakti sosial kemasyarakatan.





***=======================================================***

===== Peserta Upacara =====







***=======================================================***

===== Pemimpin Upacara  =====





***=======================================================***

===== Pembina Upacara =====



Bapak Tri Hariono, S.Pi.




***=======================================================***

===== Ikrar Santri dan Do'a =====







***=======================================================***

===== Hymne Hari Santri =====





Jumat, 16 Oktober 2026

BIMTEK KURIKULUM BERBASIS CINTA 2026

 


Pandaan, 16 Oktober 2026

    Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah didasarkan pada Keputusan Dirjen Pendis No. 6077/2025 dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk membentuk karakter yang humanis, toleran, dan berakhlak mulia.

1. Panca Cinta (Pilar Utama)

KBC berfokus pada lima pilar utama yang diintegrasikan ke dalam seluruh kegiatan madrasah: 
  • Cinta kepada Allah dan Rasul (spiritualitas dan ketaatan)
  • Cinta kepada Ilmu (motivasi belajar dan kegigihan/grit)
  • Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama (empati, kecerdasan sosial, serta anti-perundungan/anti-bullying)
  • Cinta kepada Lingkungan (kesadaran ekologis dan eco-theology)
  • Cinta kepada Tanah Air (nasionalisme dan sikap moderat) 
2. Strategi Implementasi di Kelas
KBC tidak menggantikan kurikulum yang sudah ada (seperti Kurikulum Merdeka), melainkan menjadi nilai penyuntik (insersi) ke dalam materi pembelajaran dan pembiasaan madrasah: 
  • Integrasi Mata Pelajaran:
    • PAI & Akidah Akhlak: Menggunakan metode storytelling dan role-playing untuk menumbuhkan empati.
    • Matematika & Sains: Mengaitkan konsep sains atau alam dengan rasa syukur dan pelestarian lingkungan.
    • IPS & Sejarah: Membahas tokoh-tokoh toleransi dan sejarah kebangsaan Indonesia. 
  • Metode Pembelajaran: Menggunakan pendekatan yang reflektif, kolaboratif, kontekstual, dan pembelajaran mendalam (deep learning), bukan sekadar ceramah atau hafalan.
  • Perubahan Peran Guru: Dari sekadar teacher (transfer materi) menjadi murabbi (pembimbing dan peneladan karakter). 
  • Pembiasaan Harian: Melaksanakan upacara bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan setiap Senin pagi sesuai Surat Edaran Dirjen Pendis, serta pembiasaan sapa, salam, senyum, dan resolusi konflik secara damai.
3. Dukungan Sistem & Tantangan
  • Dukungan Kebijakan: Kementerian Agama menyediakan pelatihan melalui platform MOOC Pintar Kemenag serta pemantauan lewat sistem digital madrasah. Hasil riset dan analisis kebijakan lebih lanjut dapat disimak pada Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran.
  • Tantangan Lapangan: Implementasi di berbagai daerah masih menghadapi hambatan berupa perbedaan kesiapan antar madrasah, keterbatasan sarana, serta perlunya penguatan pemahaman guru dan pelibatan orang tua.

***=======================================================***

===== Pembukaan Acara =====

Ibu Siti Arifatul Khoir, S.PdI




***=======================================================***

===== Sambutan Ketua Yayasan =====

Bapak Tri Hariono, S.Pi.




***=======================================================***

===== Bimbingan Teknis KBC =====

Bpk Arif Furqon, S.Ag, M.Si.









***=======================================================***

===== Dewan Guru MTs/MA Siti Fatimah Pandaan =====




Kamis, 17 September 2026

Pemilihan Ketua dan Pengurus OSIM Periode 2026 - 2027

 

Pandaan, 15-17 September 2026

    Tujuan utama pemilihan ketua dan pengurus OSIS adalah untuk melatih siswa berorganisasi, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta menerapkan prinsip demokrasi di lingkungan sekolah

Tujuan Pemilihan Ketua dan Pengurus OSIS
  • Pendidikan Demokrasi: Memberikan pengalaman praktis kepada siswa tentang sistem pemilu yang langsung, umum, bebas, dan rahasia.
  • Kaderisasi Kepemimpinan: Menyiapkan pemimpin masa depan yang bertanggung jawab, kredibel, dan tanggap terhadap lingkungan sekitar.
  • Pelatihan Berorganisasi: Melatih siswa mengelola program kerja, berkomunikasi secara efektif, dan bekerja sama dalam sebuah tim.
  • Penyambung Aspirasi: Memilih perwakilan yang mampu menyuarakan ide serta kebutuhan siswa kepada pihak sekolah

***=======================================================***

===== Pemaparan Visi dan Misi Calon Ketua OSIM =====





***=======================================================***

===== Pemilihan Calon Ketua OSIM =====

Para calon ketua OSIM



Bilik Suara



Surat suara






Penjelasan tata cara pencoblosan surat suara




***=======================================================***

===== Proses Pencoblosan Surat Suara Pemilihan Calon Ketua OSIM =====




































***=======================================================***

===== Proses Perhitungan Surat Suara Pemilihan Calon Ketua OSIM =====

















***=======================================================***

===== Hasil Perhitungan Surat Suara dan Calon Ketua OSIM Terpilih =====






***=======================================================***

===== Apel Pelantikan Ketua OSIM Periode 2026 - 2027 =====

Pembawa Acara Pelantikan









Pembina Apel pelantikan beserta Pembina OSIM Madrasah










Serah terima jabatan OSIM


Pembacaan Ikrar Anggota OSIM



Pembacaan SK OSIM



Amanat Kepala Madrasah




Penghargaan kepada anggota OSIM MA paling aktif




Pembacaan Do'a